INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER ( EX MACHINA )
REVIEW FILM EX MACHINA
Film
ini bagus kalau bagi saya, tetapi agak sulit dimengerti memang bagi orang awam. Orang yang menyukai film yang simple kurang cocok dengan film ini dan Masih
membingunkan ketika satu kali menonton film ini, mungkin dua sampai tiga kali
baru bisa di mengerti bahwa maksud dari film ini.
Setelah saya menonton film Ex Machina di kelas dari segi judul bahasa film ini bercerita tentang mesin lebih tepatnya ini adalah film psikologis atau fiksi ilmiah dari Britania Raya tahun 2015 yang ditulis dan disutradarai Alex Garland. Film ini mengisahkan seseorang programmer yang terpilih menjadi pemenang dalam sebuah undian acak dan diundang oleh bosnya, miliarder eksentrik Nathan Bateman (Isaac). Undian itu menawarkan pemenang untuk bergabung secara langsung dalam penelitian program robot terbaru yang dirancang dengan kesadaran setingkat manusia. Robot itu dinamai Ava (alicia vikander). Pemenang undian itu bernama Caleb (diperankan oleh Domhnall Gleeson). Sementara tuan rumah dalam sebagai perancang robot itu adalah Nathan (diperankan oleh Oscar Isaac).
Setelah saya menonton film Ex Machina di kelas dari segi judul bahasa film ini bercerita tentang mesin lebih tepatnya ini adalah film psikologis atau fiksi ilmiah dari Britania Raya tahun 2015 yang ditulis dan disutradarai Alex Garland. Film ini mengisahkan seseorang programmer yang terpilih menjadi pemenang dalam sebuah undian acak dan diundang oleh bosnya, miliarder eksentrik Nathan Bateman (Isaac). Undian itu menawarkan pemenang untuk bergabung secara langsung dalam penelitian program robot terbaru yang dirancang dengan kesadaran setingkat manusia. Robot itu dinamai Ava (alicia vikander). Pemenang undian itu bernama Caleb (diperankan oleh Domhnall Gleeson). Sementara tuan rumah dalam sebagai perancang robot itu adalah Nathan (diperankan oleh Oscar Isaac).
Caleb disini adalah programer komputer dari perusahaan search engine ternama, Blue Book beruntung terpilih menjadi pemenang kontes. Ia berkesempatan tinggal selama seminggu di kediaman bosnya, Nathan. Di sana Caleb rupanya tidak hanya sekedar tinggal dan menikmati segala fasilitas mewah dan canggih milik Nathan, ia juga diminta bantuannya oleh Nathan untuk menjadi bagian dari uji coba rahasia sebuah eksperimen A.I (Artificial Intelligence) muktahir yang dibentuknya dalam wujud robot wanita bernama Ava yang memiliki kecerdasan yang luar biasa, robot ini mampu berinteraksi dengan manusia, dan mempunyai wujud yang serupa dengan manusia, bahkan robot ini memiliki rasa empati dan hasrat seksualitas.
Pada film
ini user interface utama dan yang paling utama ialah mesin atau robot. Pada
film ini robot yang diciptakn oleh Nathan pasti memiliki kecerdasan buatan
(AI). Dari bahasa, berpikir serta mengenal lawan bicara itu semua kecerdasan
buatan yang dimiliki robot itu di film ini. Pada ilmu komputer robot di program
sesuai apa yang dilakukan manusia atau lebih tepatnya robot bisa melakukan apa
yang manusia lakukan seperti tidur, berjalan dan berbicara. Di film ini juga
menunjukan bahwa robot bisa memiliki jiwa seni, seperti halnya Ava (nama robot
difilm Ex Machina) bisa membuat gambar dari apa yang dia lihat. Dan yang paling
penting disini robot yang diciptakan Nathan memiliki Psikologi seperti halnya manusia.
Dari emosi, seksualitas dan lain sebagainya. Ini membutktikan bahwa interaksi
manusia dan komputer bukan hanya sekedar manusia dan komputer saja, tetapi
dipengaruhi oleh faktor sosial dan organisasi.
Pada
sedikit ringkasan sinopsis diatas berkaitan dengan mata kuliah imk yaitu dapat dikatakan bahwa terdapat pergeseran
antara hubungan manusia dengan teknologi, yaitu ketika sebuah kondisi dimana
manusia menjadi bergantung pada teknologi, terbentuk.
Dengan demikian, perkembangan teknologi tersebut kemudian mempengaruhi
rancangan sistem yang harus dapat membantu manusia dalam melakukan
aktivitasnya. Sistem harus sesuai dengan kebutuhan manusia dan dirancang
berorientasi kepada manusia sebagai pemakai. Sebelum sistem dirancang, maka
terdapat beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan interaksi dan perancangan
itu sendiri mengenai pengaruhnya terhadap nilai-nilai manusia (user) sebagai
makhluk individu dan sosial.
Pada film ini dapat dilihat user interfacenya sudah sangat modern dan berkembang
sekali dari kartu pengenal untuk membuka pintu di rumah atau tempat riset lebih
tepatnya, sampai sensor lampu jika pemegang kartu sudah memasuki ruangannya.
Memang teknologi ini sudah ada yang menggunakannya bahkan di kantor dan kampus
sudah ada yang menerapkan teknologi ini. Contohnya Universitas Gunadarma sudah
menerapkan teknologi ini pada kampusnya biarpun belum semua ruangan punya
teknologi tersebut. Tetepi ini membuktikan bahwa teknologi sekarang akan terus
berkembang lagi dan lagi.
Menurut saya banyak pelajaran yang bisa
diambil pada film Ex Machina yaitu
bahwa manusia dan teknologi memang saling berhubungan dan membutuhkan. Manusia
membutuhkan teknologi untuk mempermudah pekerjaannya, teknologi membutuhkan
manusia untuk membuat dan mengembangkannya. film ini mengajarkan kita jangan sampai kecerdasan buatan yang
kita ciptakan itu berbahaya dan dapat menghancurkan kita sendiri ataupun orang lain di kehidupan dunia. Inti dari film ini adalah bahwa pada masa
depan nanti akan banyak robot-robot yang memiliki kecerdasan manusia, dan kita
pun boleh saja memanfaatkan teknologi tetapi jangan sampai kita dimanfaatkan
oleh teknologi.

Komentar
Posting Komentar